Belajar pemrograman web dengan Php - Fungsi bilangan acak
Fungsi bilangan acak
Fungsi
bilangan acak digunakan untuk menghasilkan bilangan acak (random). Ada dua
kelompok fungsi bilangan acak, yaitu fungsi bilangan acak biasa dan fungsi
bilangan acak yang lebih baik.
Yang
termasuk ke dalam fungsi bilangan acak biasa adalah:
- rand(),
digunakan untuk menghasilkan bilangan acak.
- srand(),
digunakan untuk memberikan nilai awal (seed) pada fungsi rand().
- getrandmax(),
digunakan untuk mengambil nilai maksimum yang mungkin dari sebuah bilangan
acak.
Sejak
PHP 4.2.0, srand() tidak lagi diperlukan untuk memberikan nilai seed pada
fungsi rand().
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Randomizer
</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Berikut ini adalah beberapa
bilangan acak yang dihasilkan oleh PHP <BR>
<?
$a = rand();
echo "Bilangan acak pertama =
$a";
echo "<BR>";
$b = rand();
echo "Bilangan acak kedua =
$b";
echo "<BR>";
$c = rand();
echo "Bilangan acak ketiga =
$c";
echo "<BR>";
$max = getrandmax();
echo "Nilai maksimum bilangan
acak = $max";
?>
</BODY>
</HTML>
Jika
dijalankan pada browser, hasilnya akan nampak seperti gambar 1.
Selanjutnya
yang termasuk ke dalam fungsi bilangan acak yang lebih baik adalah:
- mt_rand(),
digunakan untuk menghasilkan bilangan acak.
- mt_srand(),
digunakan untuk memberikan nilai awal (seed) pada fungsi mt_rand().
- mt_getrandmax(),
digunakan untuk mengambil nilai maksimum yang mungkin dari sebuah bilangan
acak.
Sejak
PHP 4.2.0, mt_srand() tidak lagi diperlukan untuk memberikan nilai seed pada
fungsi mt_rand().
Fungsi
ini disebut lebih baik karena menggunakan karakteristik Mersenne Twister (http://www.math.keio.ac.jp/~matumoto/emt.html).
Karakteristik ini menghasilkan bilangan acak yang cocok untuk beberapa
pekerjaan cryptography dan empat kali lebih cepat daripada fungsi
bilangan acak biasa.
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Randomizer
</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Berikut ini adalah beberapa
bilangan acak berkarakteristik Mersenne Twister yang dihasilkan oleh PHP
<BR>
<?
$a = mt_rand();
echo "Bilangan acak pertama =
$a";
echo "<BR>";
$b = mt_rand();
echo "Bilangan acak kedua =
$b";
echo "<BR>";
$c = mt_rand();
echo "Bilangan acak ketiga =
$c";
echo "<BR>";
$max = mt_getrandmax();
echo "Nilai maksimum bilangan
acak = $max";
?>
</BODY>
</HTML>
Jika
dijalankan pada browser, hasilnya akan nampak seperti gambar 2.
Fungsi-fungsi Matematika Lain
Beberapa
fungsi matematika lain yang dikenal PHP adalah:
- abs(x),
mengambil nilai absolut x.
- ceil(x),
membulatkan sebuah pecahan x ke atas.
- floor(x),
membulatkan sebuah pecahan x ke bawah.
- round(x,y),
membulatkan sebuah pecahan x sampai y angka di belakang koma.
- pi(),
mengambil nilai pi, yaitu kira-kira 3.14159265358979323846 atau sama
dengan konstanta M_PI.
- fmod(x,y),
menghasilkan sisa hasil pembagian x/y.
- is_nan(x),
memeriksa apakah x bukan merupakan bilangan (nan = not a number).
- number_format(x,y,k,r),
menuliskan bilangan x dengan format y angka di belakang koma, dengan koma
diganti dengan karakter k dan pemisah ribuan diganti dengan karakter r.
- hypot(x,y), menghasilkan akar (x2 + y2).
Fungsi ini masih merupakan eksperimen, sehingga kesalahan akibat
penggunaan fungsi ini merupakan resiko Anda.
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Other </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<?
$a = 5;
$b = -5;
$c = abs($a);
$d = abs($b);
echo "abs(5) = abs(-5) =
$c";
echo "<BR>";
$e = ceil(4.25);
echo "ceil(4.25) = $e";
echo "<BR>";
$f = floor(4.25);
echo "floor(4.25) = $f";
echo "<BR>";
$g = round(3.6);
echo "round(3.6) = $g";
echo "<BR>";
$h = round(3.5853, 2);
echo "round(3.5853, 2) =
$h";
echo " (sampai 2 digit di
belakang koma)";
echo "<BR>";
$i = fmod(10,3);
echo "fmod(10,3) = $i";
echo "<BR>";
if (is_nan('100') == true) {
echo
"String 100 bukan bilangan";
}
$j = hypot(8,6);
echo "hypot(8,6) = $j";
echo "<BR>";
$pi = pi();
echo "Nilai pi adalah = $pi
<BR>";
$format1 = number_format(1234567.890);
$format2 =
number_format(1234567.890,3);
$format3 =
number_format(1234567.890,3,'/','*');
echo "Format bilangan pada
PHP = <BR>";
echo "Format 1 = $format1
<BR>";
echo "Format 2 = $format2
<BR>";
echo "Format 3 = $format3
<BR>";
?>
</BODY>
</HTML>
Jika
dijalankan pada browser, hasilnya akan nampak seperti gambar 3.
Selamat
belajar.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda