Belajar pemrograman web dengan Php - pengenalan singkat tentang Php
Pemrograman Web Dengan PHP
Seperti telah PCplus
janjikan sebelumnya, rubrik pemrograman kali ini akan diisi dengan pemrograman
web dengan menggunakan skrip PHP. Jika Anda selama ini mengikuti terus
pembahasan ASP, maka mungkin tidak sulit buat Anda untuk mulai mempelajari PHP.
Bagi Anda yang merupakan pemula dalam pemrograman juga tidak perlu kuatir,
karena PCplus akan berusaha menjelaskan penggunaan skrip PHP ini sesederhana
mungkin.
Skrip PHP ini merupakan
saingan berat dari ASP. Pada dasarnya memang cara kerja kedua bahasa
pemrograman khusus web tersebut memiliki kesamaan, yaitu skrip yang disisipkan
pada HTML dan dijalankan oleh web server. Perbandingan dari kedua skrip
tersebut akan diberikan pada tabel berikut ini:
|
|
ASP
|
PHP
|
|
Sistem Operasi
|
Windows
|
Unix dan variannya (termasuk
Linux, HP-UX, Solaris, FreeBSD), Windows, Mac OS, RISC OS, dan mungkin
ada yang lain.
|
|
Web Server
|
PWS, IIS
|
Apache, PWS, IIS, Netscape
dan iPlanet servers, Oreilly Website Pro server, Caudium, Xitami, OmniHTTPd,
dan mungkin ada yang lain.
|
|
Pemilik Lisensi
|
Microsoft
|
Open Source (GPL)
|
|
Bahasa Skrip
|
VBScript, JScript
|
Mirip C atau
JavaScript
|
|
Akses database
|
Dapat
|
Dapat
|
|
Output berupa gambar
|
Tidak dapat
|
Dapat
|
|
Objek Built-in
|
Ada
|
Tidak ada
|
|
Delimiter
|
<% … %>
|
<? … ?>,
<?php … ?>, <% … %>, atau dengan tag <script
language=”php”> ... </script>
|
Yang harus diperhatikan adalah
perbandingan tersebut dilakukan dalam keadaan standar, artinya tanpa penambahan
komponen atau modul apapun ke dalam masing-masing bahasa skrip. Perbandingan ini
tidak bermaksud mengunggulkan yang satu dan merendahkan yang lain karena toh
masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.
Nah,
sekarang untuk memulai belajar PHP ini apa saja yang dibutuhkan? Berikut ini
adalah daftar perangkat – baik keras maupun lunak – yang perlu Anda siapkan
untuk belajar PHP:
·
1 unit komputer yang cukup kuat untuk
menjalankan sistem operasi Windows 9x/NT/2000/XP dengan PWS/IIS atau Linux
dengan Apache/Xitami web server.
·
Modul PHP.
·
Web browser (boleh apa saja).
·
Teks editor
(boleh apa saja).
Dalam memberikan tutorial tentang
PHP ini, PCplus menggunakan dua sistem operasi, yaitu Windows 98 dan Linux Red
Hat 8.0. Pada sistem Windows 98 PCplus
menggunakan PWS sebagai web server sedangkan pada Linux Red Hat 8.0 PCplus
menggunakan web server Apache.
Yang
pertama PCplus akan memberikan tutorial bagaimana menjalankan PHP di Linux RH
8.0. Mula-mula Anda harus menginstall
modul Apache dan modul PHP di Linux Anda. Anda tidak perlu bersusah payah
karena kedua modul tersebut telah tersedia pada CD instalasi RedHat dalam
bentuk rpm. Bila perlu tambahkan modul MySQL karena nantinya akan kita bahas
juga mengenai koneksi database. Setelah modul-modul tersebut Anda install,
buatlah supaya service MySQL dan httpd (Apache) diload saat sistem booting.
Caranya adalah dengan login sebagai root dan mengetikkan setup dari shell
sebagai berikut:
#
setup
Dengan
mengetikkan setup tersebut maka akan muncul aplikasi tool setup utility. Pilih
system services dan tekan tombol Run Tool. Aktifkan service httpd dan mysqld
dengan menekan tombol spasi hingga muncul tanda * di depan pilihan httpd dan
mysqld.
Langkah
berikutnya adalah mengedit file php.ini yang terletak di /etc. Jika Anda lebih
menyukai delimiter <? ... ?> daripada delimiter <?php ... ?> dengan
alasan lebih praktis, maka edit bagian short_open_tag menjadi on. Jika Anda
menyukai delimiter ASP (<% ... %>), maka edit bagian asp_tags menjadi on.
Kemudian edit bagian doc_root dengan memberi nilai “/var/www/html”. Direktori
/var/www/html adalah root direktori dari web server Apache.
Untuk
masalah delimiter PHP, jika nantinya aplikasi Anda hendak didistribusikan ke
web server lain yang mungkin di luar pengawasan Anda sebagai developer, maka
sebaiknya Anda menggunakan delimiter <?php ... ?> atau tag <script
language=”php”> ... </script>, karena tidak semua web server mengenal short
tag <? ... ?>. (Pada artikel-artikel di PCplus selanjutnya dipilih short
tag <? ... ?> dengan pertimbangan lebih praktis.)
Setelah
semua itu selesai, restart sistem Anda. Untuk memeriksa apakah instalasi PHP
telah berhasil, buatlah sebuah file teks yang isinya sebagai berikut:
<? phpinfo() ?>
Simpan
dengan nama info.php dan letakkan pada direktori /var/www/html. Jalankan sebuah
web browser dan ketikkan http://localhost/info.php pada bagian address. Jika
browser memberikan tampilan seperti pada gambar 1, maka berarti instalasi Anda
berhasil.
Untuk
distro Linux yang lain, yang mungkin saja tidak tersedia modul Apache dan PHP
pada CD instalasinya, maka Anda dapat mendownload source code Apache dan PHP
untuk kemudian menginstallnya pada sistem Anda. Berikut adalah petunjuk singkat
bagaimana menginstall kedua modul tersebut pada distro Linux Anda.
Jika
tersedia file rpm untuk Apache, maka langkah yang harus diambil adalah sebagai
berikut:
# rpm -ivh apache-x.x.x.i386.rpm
Simbol x.x.x merupakan bilangan
yang menunjukkan versi dari apache yang digunakan.
Selain itu harus diinstal pula
paket development apache.
# rpm –ivh
apache-devel-x.x.x.i386.rpm
Setelah itu langkah selanjutnya
adalah instalasi PHP. Copykan file ditribusi php-x.x.x.tar.gz atau
php-x.x.x.tar.bz2 ke sebuah direktori sementara, misalnya /temp. Setelah itu
ikutilah langkah-langkah berikut:
# cd /temp
# gunzip php-x.x.x.tar.gz atau
bzip2 –d php-x.x.x.tar.bz2
# tar -xvf php-x.tar
# cd php-4.x.x
# ./configure --with-apxs
# make
# make install
# cp php.ini-dist
/usr/lib/php.ini
Edit file php.ini dan sesuaikan
dengan konfigurasi Linux Anda.
Edit file
httpd.conf atau srm.conf dan tambahkan:
AddType application/x-httpd-php
.php
Langkah terakhir adalah merestart
Apache.
# /etc/rc.d/init.d/httpd restart
Bagi Anda yang menggunakan
distribusi Linux tertentu, mungkin tidak tersedia paket Apache atau paket
Apache developmentnya dalam bentuk rpm. Untuk itu instalasi harus dilakukan
dengan mengkompilasi source code paket Apache. Langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut:
# gunzip apache_1.3.x.tar.gz
# tar xvf apache_1.3.x.tar
# gunzip php-x.x.x.tar.gz
# tar xvf php-x.x.x.tar
# cd apache_1.3.x
# ./configure --prefix=/www
# cd ../php-x.x.x
# ./configure --with-mysql
--with-apache=../apache_1.3.x --enable-track-vars
# make
# make install
# cd ../apache_1.3.x
# ./configure
--activate-module=src/modules/php4/libphp4.a
# make
# make install
# cp php.ini-dist /usr/lib/php.ini
Edit file php.ini dan sesuaikan
dengan konfigurasi Linux Anda.
Edit file httpd.conf atau
srm.conf dan tambahkan:
AddType application/x-httpd-php
.php
Untuk
penggunaan PHP di Windows 98/NT/2000 mula-mula Anda harus menginstall PWS/IIS terlebih
dahulu. PWS terletak pada CD original Windows 98 pada folder x:\add-ons\pws
dengan x adalah drive cdrom Anda. Jalankan file setup.exe dan ikuti petunjuk
yang ada. Sedangkan IIS umumnya sudah terinstall untuk Windows NT/2000. Untuk
Windows XP, PCplus mohon maaf karena belum berkesempatan untuk mencobanya. Web
server IIS kemungkinan besar hanya dapat berjalan pada Windows XP Profesional
dan sampai saat ini PCplus hanya menggunakan Windows XP Home.
Setelah
itu Anda dapat mendownload modul PHP for Windows di situs www.php.net. Ada dua
macam modul PHP yang disediakan, yaitu paket distribusi lengkap PHP dalam
bentuk zip dan paket installer PHP dalam bentuk executable meskipun tidak semua
fitur disediakan. Kami sarankan Anda download paket installer saja karena
ukurannya yang jauh lebih kecil dan dirasa sudah mencukupi untuk belajar PHP.
Jalankan installer tersebut dan ikuti langkah-langkahnya.
Setelah
modul PHP terinstall, editlah file php.ini yang terletak di folder windows Anda
(umumnya di c:\windows). Yang perlu diedit adalah bagian doc_root, berilah
nilai "c:\wwwroot" dan bagian cgi.force_redirect diubah menjadi off,
karena fitur ini hanya berlaku untuk web server Apache.
Terakhir
adalah memeriksa setting PWS/IIS Anda. Pastikan bahwa home directory web server
Anda memiliki akses execute.
Untuk
memeriksa hasil instalasi Anda, cara yang sama dengan pemeriksaan hasil
instalasi di Linux dapat dilakukan, yaitu membuat file teks berisikan fungsi
phpinfo() sebagai berikut:
<? phpinfo() ?>
Simpan
dengan nama info.php dan letakkan di folder c:\wwwroot. Jalankan web browser
Anda dan ketikkan http://localhost/info.php. Jika instalasi berhasil, maka Anda
akan mendapatkan hasil seperti pada gambar 2.
Satu
hal yang perlu diperhatikan adalah, sekalipun modul PHP juga tersedia untuk
versi Windows, akan tetapi ada beberapa fitur-fitur tertentu dari PHP yang hanya
dapat berjalan under Linux/UNIX, karena bagaimanapun bahasa skrip ini aslinya
dikembangkan di atas Linux/UNIX. Pada artikel-artikel mendatang jika ada pembahasan
mengenai fitur PHP yang ternyata tidak dapat berjalan di atas sistem operasi
Windows maka PCplus akan memberitahukannya.
Selamat
belajar PHP.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda