Musibah Banjir Bandang Di Nusa Tenggara Timur
kendala yang dihadapi saat proses ataupun pencarian korban dilokasi adalah disaat yang bersamaan hujan dan angin masih saja tetap turun sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi ditambah lagi jaringan dan komunikasi masih sulit dan listrik masih padam. masih banyak area-area yang terisolir, ada beberapa titik diantaranya desa oyeng barat kondisinya masih sulit akses telekomunikasi dan internet nya. masih ada banyak daerah yang sulit dijangkau oleh tim SAR dan BPBD disana, karena akses jalan terputus. kondisi masih sangat sulit, masih terjadi hujan angin, komunikasi putus, namun masih dilakukan pencarian oleh tim.
yang dibutuhkan pada saat ini dalam proses pencarian walaupun dalam cuaca yang kurang baik, yang dibutuhkan adalah tenda pengungsian, alat masak, bisa ditambah lagi alat beratnya karena untuk jumlah alat berat sendiri baru 1 unit berada di salah satu desa. rencana akan datang beberapa alat berat yang masih dalam perjalanan menuju lokasi. untuk pengungsi hampir 100an yang sementara diungsikan di rumah penduduk dan juga di tenda-tenda yang sudah di dirikan oleh TNI, POLRI dan BPBD.
situasi di kota kupang sendiri sejak tiga hari lalu sudah terjadi badai teroja yang mana badai ini terjadi sudah sejak hari jumat lalu dan sepanjang malam tadi intensitas angin semakin tinggi lalu terjadi juga hujan yang sangat lebat, saat ini jaringan telakomunikasi dan PLN putus total, jaringan telkomsel terganggu, lalu terjadi banjir dan longsor akibat badai ini disejumlah jalan air meluap lalu ratusan rumah hancur akibat badai longsor akibat badai, sementara pemukiman warga yang ada dipinggir pantai ada sebagian warga yang sudah mencari tempat perlindungan karena khawatir akan adanya ancaman gelombang tinggi sehingga kondisi kupang saat ini semua warga masih berada didalam rumah tidak berani beraktifitas diluar karena pohon-pohon disejumlah ruas jalan pun bertumbangan akibat badai ini.
saat ini masih terjadi hujan disertai dengan angin kencang sehingga penerbangan sejak 2 hari kemarin dari dan menuju ke kupang sudah dibatalkan. sebenarnya sudah ada peringatan dini dari bmkg sejak kemarin, dan sejak hari jumat sudah terjadi hujan lebat disertai angin kencang. namun prediksi peringatan dini mengenai badai angin kencang ini banyak sebagian masyarakat belum tau karena masih mengalami kesulitan jaringan internet, sehingga kemarin sore baru diketahui ada peringatan dini untuk badai sikon tropis ini. sejak semalam listrik padam sejak detik ini dan badai pun masih terjadi, banyak atap rumah yang terangkat terbawa angin, juga ratusan rumah pun saat ini hancur. ratusan warga sudah banyak yang mengungsi karena rumah-rumahnya hancur ada yang mengungsi di gereja tempat ibadah terdekat untuk mengamankan diri mereka.
saat ini pemerintah daerah setempat dalam hal ini BPBD daerah masih berupaya melakukan evakuasi karena akses jalan masih terputus karena banyak pohon yang tumbang, sedangkan kabel kabel listrik pun banyak yang jatuh sehingga harus hati-hati. ini yang menjadi kesulitan tim bagaimana harus berada diluar karena mencegah juga mencegah dari material material yang terbawa akibat angin kencang ini.
alam negeri ini selain memberi kemurahan alam yang berlimpah juga menyimpan energi bencana luar biasa, bencana alam berupa banjir bandang di flores timuer Nusa Tenggara Timur menewaskan sekitar 60 orang. banjir bandang di picu hujan dengan internsitas tinggi pada minggu 4 April lalu, BPBD kabupaten flores timur masih mencari sejumlah korban yang hilang dan mendata kerugian yang dialami warga. pencarian koraban mengalami kendala, karena daerah yang diterjang banjir ialah wilayah kepulauan, pulau Adonara. tidak ada alat berat di pulau itu, alat berat mesti didatangkan dari larantuka ibu kota flores timur. akses satu satunya hanya penyebrangan laut ke pulau adonara. otoritas setempat telah menutup akses pelayaran akibat hujan, angin dan gelombang tinggi akibatnya alat berat belum bisa didatangkan ke pulau adonara. masyarakat adonara yang terkena bencana ialah warga indonesia yang harus dibantu segera. jangan biarkan mereka menderita tanpa mendapatkan bantuan memadai, kewajiban penanggulanan bencana ada dipundah pemerintah dan pemerintah daerah sesuai pasal 5 uud tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. penanggulangan bencana di flores timur tentunya di fokuskan pada perlingungan masyarakat dari dampak bencana, penjaminan pemenuhan hak masuarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai standar minimum dan pemulihan kondisi dari dampak bencana. bencana flores timur semakin menyadarkan bangsa ini untuk tidak pernah lelah melakukan mitigasi, harus tegas dikatakan bahwa mitigasi adalah sebuah keharusan karena alam menyimpan energi bencana luar biasa.
senin, 5 April 2021
